Selasa, 29 Maret 2016

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Diakhir Februari 2016

Pada setiap program yang telah berjalan, idealnya diperlukan sebuah kegiatan monitoring dan evaluasi  sebagai alat untuk menentukan keberhasilan dan kekurangan dari sebuah program.  Meski telah berjalan selama tujuh periode, namun program sahabat air dan sanitasi, yang merupakan salah satu program unggulan FORKAMI, tetap memerlukan evaluasi demi perbaikan yang signifikan dalam mencetak agen-agen perubahan cilik lingkungan. Selama kurang lebih tujuh bulan( 2 bulan persiapan + 5 bulan pelaksanaan program), program sahabat air dan sanitasi periode tujuh yang  di sponsori oleh Johnson-Johnson telah berjalan sesuai dengan perencanaan awal. Oleh karenanya, pada akhir Februari tepatnya hari Rabu tanggal 24 tahun 2016 lalu, FORKAMI menyelenggarakan kegiatan Monitoring Dan Evaluasi (MONEV) program Sahabat Air dan Sanitasi periode tujuh di gelanggang remaja Rawamangun.
    Tepat pukul 7.00 wib, petugas registrasi telah bersiap menerima ±336 peserta yang terdiri dari 5 sahabat air dan sanitasi, kepala sekolah dan seorang guru pendamping dari 48 sekolah dasar peserta program. Satu demi satu peserta berdatangan dengan penuh antusias menyambut pelaksanaan kegiatan monev saat itu. Setelah mengisi daftar registrasi, selain diberi snack para peserta juga diberikan kertas kecil bertuliskan nama-nama sampah. Para peserta diminta memasukkan kertas ke dalam tiga toples terpisah yang sudah diberikan nama –nama jenis sampah. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan peserta tentang cara pemilahan sampah yang sesuai.  Selanjutnya, peserta dipersilahkan menuju photo booth untuk mengabadikan kebersamaan dalam acara ini. Kemudian, kegiatan yang dilaksanakan terbagi menjadi tiga sesi.  Sesi pertama adalah pembukaan serta pemaparan hasil pencapaian program, lanjut sesi kedua diisi oleh berbagai penampilan sahabat air dan sanitasi, kemudian pada sesi ketiga yang tak kalah seru ada pelaksanaan proyek “exhibition” berkelompok yang dilombakan.
_MG_4382     _MG_4416
                                      Registrasi peserta                                                                     Games pemilahan sampah
               _MG_4463
                                                                                             Berpose di photo booth
    Acara dihadiri oleh perwakilan donor Johnson- Johnson, perwakilan dinas pendidikan DKI Jakarta dan perwakilan dinas pendidikan Kota Depok  dan juga perwakilan dari pokja AMPL. Setelah sambutan perwakilan FORKAMI, acara dibuka oleh perwakilan dinas pendidikan DKI Jakarta yang diwakili oleh Pak Wawu. Pada pidato pembukaannya, beliau mendukung penuh pelaksanaan program sahabat air dan sanitasi seterusnya sebagai upaya mencetak generasi yang peduli terhadap lingkungan sejak dini. Setelah secara resmi acara dibuka, selanjutnya dipaparkan pencapaian program yang telah dijalankan selama lima bulan sebelumnya. Secara keseluruhan terjadi kenaikan pengetahuan tentang air dan sanitasi selama program berlangsung di 48 sekolah dasar peserta program sas periode tujuh. Diharapkan denga terjadinya peningkatan pengetahuan, maka akan terjadi juga aksi-aksi pelestarian lingkungan lanjutan mandiri, yang diselenggarakan oleh masing-masing sekolah meskipun program ini telah berakhir.  

Sambutan dinas jakarta p      Sambutan Jhonson2 Mba Vanesa
        Pembukaan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta                                  Sambutan dari Johnson-Johnson
 Sambutan FORKAMI
                             Pemaparan pencapaian program SAS periode 7 oleh perwakilan FORKAMI
    Setelah pemamparan pencapaian program selesai disampaikan, tiba waktu pengumuman tiga sekolah terbaik, yaitu SDN Rawa Bunga 01, SDN Kalibata 12 dan SDN Abadijaya 2 Depok. Kriteria yang dijadikan penilaian diantaranya hasil peningkatan antara pre tes dan post tes serta keterlibatan sekolah secara keseluruhan dalam mendukung program.
Sekolah terbaik 1 SDN Rawa BUnga 01 Pg
                                                         Sekolah terbaik: SDN Rawa Bunga 01 Pagi
Sekolah terbaik 3 SDN Kalibata 12 Pg
                                                           Sekolah terbaik : SDN Kalibata 12 Pagi

Sekolah terbaik 2 SDN Abadijaya depok
                                                                 Sekolah terbaik : SDN Abadijaya 2 Depok
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penampilan berbagai performance dari sahabat air dan sanitasi. Beragam kreatifitas dalam mengekspresikan aksi kepedulian lingkungan disajikan dengan maksimal oleh 12 kelompok yang tampil. Ada pembacaan puisi, permainan wayang dan boneka tangan, paduan suara, drama, orasi, pertunjukan lenong, serta ajakan atau seruan kampanye untuk turut melestarikan lingkungan. Dari 12 kelompok ini, tiap empat sekolah yang berbeda tergabung dalam satu kelompok. Sehingga semua sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk berkreatifitas. Istimewanya lagi, dengan digabungnya empat sekolah yang berbeda, terbuka kesempatan untuk bertukar informasi dan berkenalan antar sekolah, sebagai wadah silaturahmi antara sesama agen perubahan lingkungan cilik. Dengan adanya komunikasi secara langsung antara sesama sahabat air dan sanitasi, diharapkan akan dapat memupuk semangat untuk saling berkesinambungan menjalankan aksi-aksi pelestarian lingkungan disekolah masing-masing.
Performance SAS Kak ghozhy wayang sanitasi        Performance SAS k
            Pertunjukan wayang “Negri Sampah”                                                        Paduan Suara lagu 3R

Performance SAS K        Performance SAS K
                             Puisi tentang “sampah”                                                        Kampanye tentang “pelestarian air”
                                      Performance SAS K
                                                               Pertunjukkan Boneka Puppet “Sanitasi”
    Acara penampilan sahabat air dan sanitasi ditutup dengan istirahat dan makan siang bersama. Setelah tenaga kembali diisi, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan proyek “exhibition” berkelompok. Masih dengan kelompok yang sama pada saat sesi penampilan sas, kegiatan proyek “exhibition” juga diikuti oleh 12 kelompok. Masing-masing kelompok diwajibkan membuat empat karya yang terdiri dari mading, poster, hasta karya dan video kampanye. Dari ke-empat proyek tersebut, dipilih tiga pemenang terbaik. Kriteria penilaian yang digunakan diantaranya kreatifitas, kerapihan, kebersihan, dan juga kekompakkan. Setelah pengumuman pemenang dibacakan selesai sudah seluruh rangkaian acara monitoring dan evaluasi program sahabat dan sanitasi periode tujuh dilaksanakan.
poses bkin poster      proses bkin mading
                          Games pembuatan poster                                                Games Pembuatan mading
proses bkin hastakarya        proses bkin video ajakan
                      Games pembuatan hastakarya                                     Persiapan games pembuatan video kampanye

0 komentar:

Posting Komentar