Senin, 22 Juni 2015

Succes Story Program Sahabat Air dan Sanitasi Periode ke 6

SUCCESS STORY DI BALIK PROGRAM SAHABAT AIR DAN SANITASI PERIODE 6 (2014-2015)
    Dalam menjalankan program sahabat air dan sanitasi perlu dilakukan penyegaran di setiap periodenya agar kegiatan yang dilakukan tidak monoton. Berbagai inovasi dan ide-ide baru terus dikembangkan, agar program ini dapat tepat sasaran. Periode 6 telah dilaksanakan dengan melibatkan 36 sekolahdasar se-DKI Jakarta. Masing-masing sekolah memiliki ke-khas-an tersendiri dalam menjalankan program ini secara keseluruhan. Diantara sekolah-sekolah yang menjadi peserta dalam program ini, ada beberapa sekolah dasar yang memiliki “cerita sukses” di balik seluruh kegiatan yang telah dijalankan. Sekolah-sekolah inspiratif ini telah menyambut dengan baik program sahabat air dan sanitasi di sekolahnya. Hal ini terbukti dengan diadakannya kebijakan-kebijakan yang terkait dengan program sahabat air dan sanitasi, yang dijalankan disekolah tersebut.
SDN SERDANG 05 Pagi
    SDN Serdang 05 Pagi  adalah sekolah reguler yang terletak di Jl. Eka V RT 009/003 Kelurahan  serdang Kecamatan Kemayoran Kota Administrasi Jakarta Pusat. Dibangun pada tahun 1977 dan sampai saat ini baru direhab berat pada tahun 2010 sehingga sekolah sudah cukup tua  jika dilihat dari usia bangunan. Namun demikian SDN Serdang 05 pagi merupakan salah satu sekolah yang mendukung program sahabat air dan sanitasi secara maksimal. Berbagai kebijakan yang dikeluarkan seiring dengan berjalannya program SAS dapat menjadi penguat yang efektif bagi masyarakat sekolah. kebijakan-kebijakan tersebut diantaranya:
  • Penanaman tanaman hias, tanaman pelindung dan tanaman toga (obat-obatan) yang melibatkan seluruh warga sekolah dalam pelaksanaanya.
  • Operasi semut (memungut sampah yang terlihat) yang dilakukan oleh siswa, sebelum dan sesudah belajar.
  • Jumat bersih, yaitu program kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dan sekitarnya yang dilakukan oleh seluruh warga sekolah setiap hari Jumat.
Dengan adanya berbagai program kebijakan yang dikeluarkan sekolah agar dapat bersinergi dengan program SAS, maka SDN Serdang 05 pagi telah mencapai output yang diharapkan oleh program SAS secara keseluruhan.


SDN CEMPAKA BARU 05 Pagi

    Secara teritorial, SDN Cempaka Baru 05 Pagi masuk dalam wilayah Jakarta Pusat. Dengan jumlah siswa sekitar 316 siswa, SDN Cempaka Baru 05 Pagi mampu menjadi salah satu sekolah yang juga terlibat aktif mendukung program sahabat air dan sanitasi. Kegiatan-kegiatan terpadu SAS seperti pendampingan, pelatihan dan pembekalan, kunjungan ke instalasi pengolahan air ,dll, telah mampu menjadi stimulus bagi SDN Cempaka Baru 05 Pagi untuk mengeluarkan gebrakan baru  berupa program-program seperti :
  • Membawa bekal makanan sehat dari rumah setiap hari Senin dan Rabu; hal ini berkaitan erat dengan materi tentang sanitasi. Dengan diberlakukan program ini, siswa tidak hanya terpapar materi tentang pentingnya menjaga sanitasi untuk hidup yang lebih baik, namun juga dapat langsung mempraktekkannya dengan menjalankan program ini secara rutin.
  • Program LISA (LIhat Sampah Ambil); merupakan program yang dikeluarkan sekolah untuk mendukung materi tentang lingkungan sekolah sehat. Dengan menggunakan nama yang unik, program ini telah mampu mencuri perhatian warga sekolah untuk turut berpartisipasi memungut sampah saat menemukannya dimanapun.


 Sekolah yang mendukung dengan baik program sahabat air dan sanitasi dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan pendukungnya, sejatinya adalah sekolah yang sadar betul apa arti dari “agen perubahan” yang merupakan tujuan dari diluncurkannya program sahabat air dan sanitasi ini. SDN Cempaka Baru 05 Pagi telah menjadi salah satu sekolah inspiratif program SAS periode 6 dengan adanya program-program pendukung tersebut.
SDN CIBUBUR 03 Pagi
    Dengan formasi 5 siswa sahabat air dan sanitasi yang telah dipilih, SDN Cibubur 05 Pagi turut mendukung program SAS secara menyeluruh. Sebagai agen perubahan terpilih, pihak sekolah memberikan kesempatan dan peluang yang terbuka lebar bagi mereka untuk mentransformasikan nilai-nilai positif yang telah mereka dapatkan pada masa-masa pendampingan. Selain memberikan ke-leluasa-an pada siswa SAS, SDN Cibubur 03 Pagi juga mengajak seluruh warga sekolah untuk dapat berperan aktif melaksanakan program yang dibuat oleh sekolah untuk mendukung program SAS periode 6. Program yang berjalan di SDN Cibubur 03 Pagi adalah:
  • Kantin bersih dan sehat; program dimana kantin sekolah harus menyediakan makanan yang sehat dan higienis dan tidak menjual makanan yang membahayakan kesehatan. Termasuk didalamnya juga adalah menghindari kantin dari adanya sampah berserakan. Seluruh warga sekolah dihimbau untuk langsung membuang sampah ke tempat sampah yang telah disediakan di sekitar kantin.
  • Program CTPS; dengan diberikannya wastafel cuci tangan dari program SAS, sekolah membuat gerakan wajib CTPS sebelum dan sesudah makan. Oleh karena itu wastafel dipasang berdekatan dengan kantin sekolah dengan tujuan adanya pembiasaan gerakan CTPS bagi seluruh warga sekolah secara keseluruhan di waktu-waktu penting cuci tangan.

Keselarasan antara program SAS dan kebijakan sekolah sangat efektif dan efisien untuk dapat menumbuhkan semangat menjadi agen perubahan. Kebiasaan-kebiasan positif yang sederhana ini akan menjadi luar biasa jika dapat dilakukan secara masif, berkelanjutan dan menginspirasi. Dengan cara seperti inilah bumi yang kita tinggali ini masih memiliki harapan untuk diwariskan pada generasi selanjutnya. 

0 komentar:

Posting Komentar