Minggu, 28 Juni 2015

Pelatihan Program SAS di Periode ke 5 (2013-2014)

Pelatihan Program SAS di Periode ke-5 (2013 - 2014)

    Beberapa peserta pelatihan SAS, Kepsek & Guru Pendamping periode ke- 5 telah hadir awal waktu jauh sebelum acara dimulai. Binar-binar keceriaan tak bisa disembunyikan lagi dari wajah para peserta yang sudah tidak sabar ingin mengikuti pelatihan ini sesegera mungkin. Deretan lantai yang telah dipasangi oleh garis pembatas cukup membantu panitia pelaksana yang terdiri dari kakak-kakak fasilitator untuk mengkondisikan ruangan agar mampu menampung 180 siswa SAS beserta 72 gabungan Kepsek & Gurping secara keseluruhan. Acara yang berlangsung selama kurang lebih 3,5 jam ini dibuka dengan penuh semangat oleh Bpk.Yamada, perwakilan dari Kedutaan Besar Jepang selaku salah satu donor yang terlibat dalam program SAS periode ke-5 ini. Sorak tepuk tangan yang meriah menandai bahwa acara pembukaan baru saja selesai dilaksanakan. Beberapa rangkaian kegiatan lainnya telah menanti untuk dilaksanakan tahap demi tahap.
IMG_2484

                       Pemisahan ruangan antara siswa SAS dan Kepsek beserta Gurping langsung dilaksanakan segera setelah acara selesai dibuka. Siswa SAS tetap berada pada ruangan utama, sementara para Kepsek dan Gurping mulai bergerak ke ruangan sebelah untuk mendapatkan pelatihan yang sesuai dengan kapasitasnya.

    Acara pelatihan SAS dimulai dengan menuliskan segala bentuk kekhawatiran dan harapan atas program ini berdasarkan perasaan masing-masing peserta. Hal ini dilakukan sebagai upaya menyamakan pandangan mengenai program yang kelak akan mereka jalankan selepas mengikuti pelatihan tersebut. Setelah itu, beberapa games kelompok yang bermuatan materi SAS dilaksanakan satu persatu hingga terpenuhi tujuan untuk mengenalkan peserta kepada karakter-karakter yang harus mereka miliki sebagai seorang agen perubahan lingkungan cilik. Ada yang menggali tentang kerjasama, kepercayaan, kepemimpinan, kreatifitas, berani, disiplin dan beberapa karakter lainnya yang saling berkaitan satu sama lain. Di pertengahan acara, peserta SAS diajak untuk menonton sebuah video tentang kondisi alam hari ini yang sudah berada pada tahap mengkhawatirkan. Usai menonton video, peserta diajak untuk merenungkan hikmah dari tayangan yang baru saja mereka saksikan. Mereka diminta untuk memikirkan langkah apa yang harus mereka lakukan untuk mengatasi kondisi tersebut. Tak sedikit pula peserta yang menangis membayangkan kerusakan yang lebih parah jika hal ini tidak segera diatasi. Pada akhirnya di penghujung acara, para peserta diminta untuk melipat kertas yang berisikan langkah apa yang akan mereka ambil untuk mengatasi masalah ini sebaga seorang sahabat air dan sanitasi. Kertas tersebut kemudian wajib diterbangkan setinggi mungkin sebagai simbolis bahwa langkah-langkah yang telah mereka tulis akan membawa mereka terus bergerak melaju pesat bagaikan pesawat hingga satu-persatu langkah-langkah itu terwujud.

IMG_2518  IMG_2529  IMG_2543 IMG_2546

    Di ruangan lainnya, para Kepsek dan Gurping juga mendapatkan materi pendukung program tentang bank sampah, komposting dan praktek hasta karya yang dipandu oleh komunitas pencinta lingkungan Pok Lili dari Depok. Komunitas tersebut berbagi pengalaman-pengalaman terbaiknya sebagai aktivis pelestari lingkungan yang aktif kepada peserta guru, untuk dapat membangkitkan rasa kepedulian yang sama, sehingga adanya program SAS ini dapat berjalan lebih efektif dan efisien di sekolah masing-masing dengan adanya dukungan penuh dari para peserta. Di akhir acara, masing-masing sekolah mendapatkan paket komposting keranjang Takakura yang dapat digunakan sebagai media pengolahan sampah organik. Diharapkan dengan adanya fasilitas tersebut dan juga dengan terpapar nya berbagai materi tentang pengolahan sampah, maka masalah sampah di lingkungan sekolahnya masing-masing telah dapat teratasi dengan baik.

IMG_2604 IMG_2583 IMG_2564IMG_2613   


0 komentar:

Posting Komentar