Senin, 22 Juni 2015

Liputan Dai TV - APCC Photography Tour

Liputan DAAI TV; Kegiatan Photo Shoot (APCC Photography tour)  di SDN Utan Kayu Selatan 09  
    Seiring dengan perkembangan program sahabat air dan sanitasi, di periode SAS yang ke-5 (2013-2014),  pihak APCC (perwakilan PT Johnson-Johnson se-AsiaPasifik) mengirimkan seorang fotografer wanita dari USA dalam kegiatan Photography Tour, untuk  meliput kegiatan pendampingan sahabat air dan sanitasi secara keseluruhan. SDN Utan Kayu 09 Pagi adalah sekolah yang dipilih untuk melangsungkan kegiatan photo shoot tersebut. Dengan mengundang beberapa sekolah peserta program SAS lain yang berlokasi di sekitar SDN Utan Kayu Selatan 09 Pagi, para siswa SAS berkegiatan dengan penuh semangat selama hampir seharian. Acara pengambilan gambar ini ternyata juga diliput oleh DAAI TV dan ditayangkan sepenuhnya dalam acara Liputan Cilik.
                                                             
    Kegiatan photo shoot dimulai dengan kampanye dari kelas ke kelas, dengan menggunakan media kampanye yang bervariasi. Salah satu diantaranya menggunakan media lembar balik. Pada lembar balik itu, siswa SAS menjelaskan apa saja yang merupakan manfaat air dan betapa pentingnya air bagi kelestarian bumi dan isinya.
                                                 
Selain itu, siswa SAS juga menampilkan drama bertema Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Pada drama ini siswa SAS mencoba menyisipkan pesan penting agar teman-teman siswa SDN Utan Kayu Selatan 09 Pagi seluruhnya selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sejak dini sehingga dapat terhindar dari berbagai macam penyakit menular berbahaya.

                          

Kegiatan selanjutnya adalah sosialisasi tentang pengolahan sampah organik/basah dan sampah anorganik/kering. Sampah organik dikelola dengan menggunakan metode keranjang takakura. Secara rutin berbagai macam sisa sayuran dan buah-buahan dibuang ke dalam keranjang takakura lalu diaduk rata bersama inokulen untuk dapat dipanen beberapa minggu kemudian. Sementara itu sampah anorganik didaur ulang menjadi barang-barang berdaya guna baru. Kali ini, siswa SAS mendaur ulang stik es krim bekas dan kain perca yang merupakan contoh sampah anorganik, menjadi pembatas buku yang cantik. Selain itu mereka juga membuat tirai dari kalender dan tutup botol bekas yang  unik.
            

Sebagai penutup kegiatan, siswa SAS berkreasi bebas membuat mading bertemakan pelestarian lingkungan. Berbagai ikon-ikon dan ajakan-ajakan seputar pelestarian lingkungan dikemas dengan sangat variatif dan penuh warna agar dapat menarik perhatian untuk dibaca.
                    

    Pada akhirnya kegiatan photo shoot ini secara keseluruhan berjalan dengan lancar dan tidak mengalami hambatan yang berarti. Kru DAAI TV pun dapat melaksanakan tugasnya dengan baik yaitu meliput kegiatan program SAS dalam sebuah sudut pandang publikasi media massa yang nyata.

1 komentar:

  1. Mari atasi sampah dengan tidak menggunakan kemasan makanan dari plastik. Mari bersama gunakan Greenpack untuk mewujudkan indonesia yang lebih hijau. Lebih lanjut dapat Anda lihat di sini http://www.greenpack.co.id/

    BalasHapus