Senin, 25 Mei 2015

“Ketahanan Air dan Pangan”

PERINGATAN HARI AIR DUNIA TAHUN 2012 (PT.PAM PALYJA) “Ketahanan Air dan Pangan”. Peran air sangatlah penting dalam kehidupan semua mahluk. Tidak ada mahluk yang dapat hidup tanpa air. Penggunaan air untuk pertanian adalah terbesar di dunia. Air yang digunakan untuk irigasi mendekati angka 70% dari seluruh air tawar dunia yang digunakan oleh umat manusia. Namun demikian air untuk pangan tetap menjadi isu inti yang tidak bisa ditangani melalui pendekatan sektoral yang sempit. Diperlukan bentuk baru pengelolaan air, baik untuk pertanian, industri maupun untuk keperluan sehari-hari harus dilakukan secara komprehensif.

Sahabat air dan Sanitasi (SAS) angkatan ke-2 berkesempatan untuk ikut memperingati Hari Air Dunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret. Peringatan Hari Air Dunia dilaksanakan di Benhil tepatnya di pelataran kantor PT. PAM PALYJA yang kebetulan menjadi tuan rumah acara tersebut dan memfasilitasi rangkaian acara yang ada. SAS dari 6 sekolah dampingan FORKAMI berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan seperti lomba menggambar dengan tema “Air dan Jakarta”, mengikuti lomba menulis dengan tema “Air untuk Tanamanku”, demo tentang pembuatan kompos dengan Teknik Keranjang Takakura, simbolis gerakan menanam tanaman pangan, dan demo pembuatan lubang resapan Biopori. Dimana pada akhir acara diumumkan pemenag lomba menggambar dan 2 SAS terpilih sebagai juara harapan 1 dan 2.

Diakhir acara PALYJA memberikan bibit tanaman pangan kepada semua peserta, hal ini disambut sangat antusis, apalagi SAS yang nantinya akan menanam bibit tanaman itu disekolahnya masing-masing dan membuat tulisan dengan tema “Air untuk Tanamanku”. Kegiatan ini sejalan dengan materi pendampingan program Sahabat Air dan Sanitasi dimana SAS dapat langsung mengamati dan mengerti manfaat air bagi mahluk hidup terutama tanaman pangan. SAS mendapatkan pengalaman langsung akan betapa pentingnya usaha manusia untuk menghemat penggunaan air bersih, pelestarian air dan menjaga kebersihan sumber air yang ada agar tetap tersedia air untuk tanaman pangan. Selain itu SAS jadi mengetahui kemajuan teknologi tanaman pangan yang mengurangi kebutuhan akan pemakaian air selama proses pertumbuhannya yaitu dengan teknik tanaman hidroponik.


 Link terkait : PALYJA ajak masyarakat selamatkan air

0 komentar:

Posting Komentar